sabar insya allah buahnya manis
itu yang selalu aku yakinin, itu yang buat aku masih bisa nggak marah, masih bisa tahan emosi setelah aku tau apa yang sehrusnya aku nggak tau, ingin rasanya aku tanya ke kamu siapa wanita itu, siapa dia, kenapa kamu bertanya mengenai perasaannya kepada kamu, mengapa kamu bertanya mengenai perasaannya disaat kita sedang dekat, bagus dia jawab nggak kalau andainya dia jawab iya apa yang akan kamu lakukan? apakah kalian akan berjalan bersama, lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan pembicaraan yang sudah kita bicarakan, aku tau itu semua memang cuma pembicaraan semata, memang cuma aku dan kamu juga allah yang tahu, pembicaraan itu belum di depan kedua orang tua ku, tapi buat aku itu pembicaraan sangat penting artinya, pembicaraan itu aku jaga sampai hari ini, aku berusaha jaga hariku disaat kamu jauh, aku berusaha buat selalu menjaga semua untuk kamu, insya allah aku bisa.
tapi setelah hari itu, setelah aku tau tentang wanita itu, sungguh ingin rasanya aku bertanya sampai marah2 tapi aku tau itu nggak baik, kenapa?? karena saat ini kamu jauh dari aku, aku nggak mau bertindak gegabah, aku nggak mau kamu disana pening, aku nggak mau kamu disana berpikir2 yang macem, karena aku takut kehilangan kamu, karena kau sayang kamu, biarlah kamu disana bekerja, dan nggak memikirkan yang macem2
sungguh berat rasanya memendams emuanya di hatiku, aku berbicara kepada mu seakan akan aku nak punya masalah apa2, seakan2 aku tidak memiliki pertanyaan besar dihatiku untuk mu, aku akan tunggu mu pulang, aku akan tetap dengan keputusan ku untuk bertanya hal itu kepada mu di saat kamu pulang, aku akan tetap diam, aku nggak akan bertanya2, walau pun berat bgt simpan semuanya, tapi itu ku lakukan karena aku sayang kamu, aku nggak mau kehilangan kamu, sungguh aku pasrah, saat ini aku hanya berpikir positif yang terpenting yang akau tau kamu ada buat aku itu sudah, pikiran positif itu yangbuat aku sampe sekarang masih bisa menahan emosi ku untuk tidajk bertanya apapun mengenai wanita itu, mudah2an semua baik2 aja, mudah2an sabar ini berbuah manis.
"ya rabb .. aku tau ini semua jalan mu sehinga aku tanpa sengaja mengetahui mengenai wanita itu, aku mengetahui tentang hal itu, aku tak paham apa arti semua dibalik ini, cuma yang aku tau apapun yang terjadi aku sangat yakin semua sudah diatur oleh mu, sungguh ya rabb,, jauh di lubuk hatiku aku sangat ingin semua pembicaraan yang sudah kami lakukan dan kami jalani bisa berjalan dengan baik, bisa berjalan sesuai dengan yang kami rencanakan, tapi semua kupasrahkan kepadamu ya allah, semua ku letakkan di tangan mu, berikan yang terbaik buat kamu berdua, amin :)"
"untuk lelaki ku,aku sangat sayang dirimu, aku takut kehilangan dirimu, andai saja pertanyaanku mengenai wanita itu membuat kamu marah aku minta maaf, tapi aku harus tahu tentang wania itu,ku tau semua orang punya masa lalu, untuk itu pleas ceritakan kepada ku sejujurnya siapa dirinya, insya allah aku akan mengerti dan memaafkan apa yang sudah aku ketahui, satu yag harus kamu tahu, kalau aku sayang kamu, dan aku butuh kejujuran dari mu, aku nggak akan marah kalau kamu cerita sejujurnya, aku sayang kamu"
"bismillahitawakaltu allah walakuwataillabillah bantu kami ya rabb amin "
CURHAT... yup... ini blog buat tempat aku curhat semua tentang cinta, persahabatan, dan hal2 yang ada di hidupku... yang mau gabung, atau mau comment end kasih saran juga boleh kok....
Senin, 28 Februari 2011
isi hati ku hari ini
sabar insya allah buahnya manis
itu yang selalu aku yakinin, itu yang buat aku masih bisa nggak marah, masih bisa tahan emosi setelah aku tau apa yang sehrusnya aku nggak tau, ingin rasanya aku tanya ke kamu siapa wanita itu, siapa dia, kenapa kamu bertanya mengenai perasaannya kepada kamu, mengapa kamu bertanya mengenai perasaannya disaat kita sedang dekat, bagus dia jawab nggak kalau andainya dia jawab iya apa yang akan kamu lakukan? apakah kalian akan berjalan bersama, lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan pembicaraan yang sudah kita bicarakan, aku tau itu semua memang cuma pembicaraan semata, memang cuma aku dan kamu juga allah yang tahu, pembicaraan itu belum di depan kedua orang tua ku, tapi buat aku itu pembicaraan sangat penting artinya, pembicaraan itu aku jaga sampai hari ini, aku berusaha jaga hariku disaat kamu jauh, aku berusaha buat selalu menjaga semua untuk kamu, insya allah aku bisa.
tapi setelah hari itu, setelah aku tau tentang wanita itu, sungguh ingin rasanya aku bertanya sampai marah2 tapi aku tau itu nggak baik, kenapa?? karena saat ini kamu jauh dari aku, aku nggak mau bertindak gegabah, aku nggak mau kamu disana pening, aku nggak mau kamu disana berpikir2 yang macem, karena aku takut kehilangan kamu, karena kau sayang kamu, biarlah kamu disana bekerja, dan nggak memikirkan yang macem2
sungguh berat rasanya memendams emuanya di hatiku, aku berbicara kepada mu seakan akan aku nak punya masalah apa2, seakan2 aku tidak memiliki pertanyaan besar dihatiku untuk mu, aku akan tunggu mu pulang, aku akan tetap dengan keputusan ku untuk bertanya hal itu kepada mu di saat kamu pulang, aku akan tetap diam, aku nggak akan bertanya2, walau pun berat bgt simpan semuanya, tapi itu ku lakukan karena aku sayang kamu, aku nggak mau kehilangan kamu, sungguh aku pasrah, saat ini aku hanya berpikir positif yang terpenting yang akau tau kamu ada buat aku itu sudah, pikiran positif itu yangbuat aku sampe sekarang masih bisa menahan emosi ku untuk tidajk bertanya apapun mengenai wanita itu, mudah2an semua baik2 aja, mudah2an sabar ini berbuah manis.
"ya rabb .. aku tau ini semua jalan mu sehinga aku tanpa sengaja mengetahui mengenai wanita itu, aku mengetahui tentang hal itu, aku tak paham apa arti semua dibalik ini, cuma yang aku tau apapun yang terjadi aku sangat yakin semua sudah diatur oleh mu, sungguh ya rabb,, jauh di lubuk hatiku aku sangat ingin semua pembicaraan yang sudah kami lakukan dan kami jalani bisa berjalan dengan baik, bisa berjalan sesuai dengan yang kami rencanakan, tapi semua kupasrahkan kepadamu ya allah, semua ku letakkan di tangan mu, berikan yang terbaik buat kamu berdua, amin :)"
"untuk lelaki ku,aku sangat sayang dirimu, aku takut kehilangan dirimu, andai saja pertanyaanku mengenai wanita itu membuat kamu marah aku minta maaf, tapi aku harus tahu tentang wania itu,ku tau semua orang punya masa lalu, untuk itu pleas ceritakan kepada ku sejujurnya siapa dirinya, insya allah aku akan mengerti dan memaafkan apa yang sudah aku ketahui, satu yag harus kamu tahu, kalau aku sayang kamu, dan aku butuh kejujuran dari mu, aku nggak akan marah kalau kamu cerita sejujurnya, aku sayang kamu"
"bismillahitawakaltu allah walakuwataillabillah bantu kami ya rabb amin "
itu yang selalu aku yakinin, itu yang buat aku masih bisa nggak marah, masih bisa tahan emosi setelah aku tau apa yang sehrusnya aku nggak tau, ingin rasanya aku tanya ke kamu siapa wanita itu, siapa dia, kenapa kamu bertanya mengenai perasaannya kepada kamu, mengapa kamu bertanya mengenai perasaannya disaat kita sedang dekat, bagus dia jawab nggak kalau andainya dia jawab iya apa yang akan kamu lakukan? apakah kalian akan berjalan bersama, lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan pembicaraan yang sudah kita bicarakan, aku tau itu semua memang cuma pembicaraan semata, memang cuma aku dan kamu juga allah yang tahu, pembicaraan itu belum di depan kedua orang tua ku, tapi buat aku itu pembicaraan sangat penting artinya, pembicaraan itu aku jaga sampai hari ini, aku berusaha jaga hariku disaat kamu jauh, aku berusaha buat selalu menjaga semua untuk kamu, insya allah aku bisa.
tapi setelah hari itu, setelah aku tau tentang wanita itu, sungguh ingin rasanya aku bertanya sampai marah2 tapi aku tau itu nggak baik, kenapa?? karena saat ini kamu jauh dari aku, aku nggak mau bertindak gegabah, aku nggak mau kamu disana pening, aku nggak mau kamu disana berpikir2 yang macem, karena aku takut kehilangan kamu, karena kau sayang kamu, biarlah kamu disana bekerja, dan nggak memikirkan yang macem2
sungguh berat rasanya memendams emuanya di hatiku, aku berbicara kepada mu seakan akan aku nak punya masalah apa2, seakan2 aku tidak memiliki pertanyaan besar dihatiku untuk mu, aku akan tunggu mu pulang, aku akan tetap dengan keputusan ku untuk bertanya hal itu kepada mu di saat kamu pulang, aku akan tetap diam, aku nggak akan bertanya2, walau pun berat bgt simpan semuanya, tapi itu ku lakukan karena aku sayang kamu, aku nggak mau kehilangan kamu, sungguh aku pasrah, saat ini aku hanya berpikir positif yang terpenting yang akau tau kamu ada buat aku itu sudah, pikiran positif itu yangbuat aku sampe sekarang masih bisa menahan emosi ku untuk tidajk bertanya apapun mengenai wanita itu, mudah2an semua baik2 aja, mudah2an sabar ini berbuah manis.
"ya rabb .. aku tau ini semua jalan mu sehinga aku tanpa sengaja mengetahui mengenai wanita itu, aku mengetahui tentang hal itu, aku tak paham apa arti semua dibalik ini, cuma yang aku tau apapun yang terjadi aku sangat yakin semua sudah diatur oleh mu, sungguh ya rabb,, jauh di lubuk hatiku aku sangat ingin semua pembicaraan yang sudah kami lakukan dan kami jalani bisa berjalan dengan baik, bisa berjalan sesuai dengan yang kami rencanakan, tapi semua kupasrahkan kepadamu ya allah, semua ku letakkan di tangan mu, berikan yang terbaik buat kamu berdua, amin :)"
"untuk lelaki ku,aku sangat sayang dirimu, aku takut kehilangan dirimu, andai saja pertanyaanku mengenai wanita itu membuat kamu marah aku minta maaf, tapi aku harus tahu tentang wania itu,ku tau semua orang punya masa lalu, untuk itu pleas ceritakan kepada ku sejujurnya siapa dirinya, insya allah aku akan mengerti dan memaafkan apa yang sudah aku ketahui, satu yag harus kamu tahu, kalau aku sayang kamu, dan aku butuh kejujuran dari mu, aku nggak akan marah kalau kamu cerita sejujurnya, aku sayang kamu"
"bismillahitawakaltu allah walakuwataillabillah bantu kami ya rabb amin "
Kamis, 10 Februari 2011
siapa yang egois... hmmmm
aku kerja
aku tau konsekuensi dari pekerjaan itu ya sebagai jembatan antara management sama karyawan, disaat karyawan curhat cerita mengungkapkan apa yang ada di hati mereka tentang protes atau ketidak puasan dengan management, aku tampung, dan coba kau sampaikan ke pihak management, tapi kenapa sekarang situasinya jadi tidak menyenangkan, aku merasa aku di jauhi oleh salah satu teman terbaik ku di kantor, dia curhat semua mengenai apa yang dia rasakan bahkan yang seharusnya tidak aku tau aku jadi tau, apa aku salah kalau aku sampaikan porsi yang menjadi porsi ku kepada atsannku tapi kenapa sikapnya dia jadi aneh, dia seperti menjauh dari ku, apa salah ku, aku nggak ngerti awalnya aku nggak mau ambil pusing tapi lama kelamaan kenapa ya kok sikapnya makin nggak bersahabat, makin mencoba ngejauh dari aku, aku bingung, kenapa ya? aku coba tidak cerita kesiapapun mengenai ini semua, kenapa juga jadi aku yang seperti salah, apa iya aku salah, kalau bilang egois dia egois, mereka egois, mereka hanya berpikir apa yang mereka rasakan, mereka termasuk kamu hanya tau apa yang kamu rasakan dan kamu sampaikan kepadaku, sementara aku, apakah kalian tau apa yang aku rasakan, apa kah kalian mengerti bagaimana posisiku, sungguh aku nggak bisa menghadapi kalau hubungan nya dengan pertemanan, apa iya kau yang salah, apa iya aku yang tidak bisa ambil sikap, tapi sungguh pleas pikirin aku juga, kalau mau ditanya siapa yang egois, apakah kalian pernah berpikir semua itu buat aku merasa semakin bersalah, sikap kamu yang menjauh dari aku itu buat aku ngersa kok ya pekerjaan ku ini bukan passion ku perkerjaan ini nggak cocok untuk ku, apakah kalain pernah berpikir kalau semua sikap dari kalian buat aku merasa nggak nyaman dengan apa yang terjadi...
aku cuma ingin bertanya siapa yang egois...
coba kalian berpikir sedikit aja mengenai perasaanku
coba kalian berpikir sedikit aja mengenai diriku sedikit aja
sungguh aku sedih dengan situasi kaya gini
pertemanan kita kok ya jadi nggak baik
kok hubungan pertemanan kita nggak bisa seperti beberapa hari yang lalu
bahkan bedanya cuma 1 hari
setelah kamu curhat dan keluarkan uneng2 kamu kepada boz dan atasan kamu, kamu plong tapi kenapa kok ya sikap kamu sama aku masih seperti menjauh
kenapa ?????
aku tau konsekuensi dari pekerjaan itu ya sebagai jembatan antara management sama karyawan, disaat karyawan curhat cerita mengungkapkan apa yang ada di hati mereka tentang protes atau ketidak puasan dengan management, aku tampung, dan coba kau sampaikan ke pihak management, tapi kenapa sekarang situasinya jadi tidak menyenangkan, aku merasa aku di jauhi oleh salah satu teman terbaik ku di kantor, dia curhat semua mengenai apa yang dia rasakan bahkan yang seharusnya tidak aku tau aku jadi tau, apa aku salah kalau aku sampaikan porsi yang menjadi porsi ku kepada atsannku tapi kenapa sikapnya dia jadi aneh, dia seperti menjauh dari ku, apa salah ku, aku nggak ngerti awalnya aku nggak mau ambil pusing tapi lama kelamaan kenapa ya kok sikapnya makin nggak bersahabat, makin mencoba ngejauh dari aku, aku bingung, kenapa ya? aku coba tidak cerita kesiapapun mengenai ini semua, kenapa juga jadi aku yang seperti salah, apa iya aku salah, kalau bilang egois dia egois, mereka egois, mereka hanya berpikir apa yang mereka rasakan, mereka termasuk kamu hanya tau apa yang kamu rasakan dan kamu sampaikan kepadaku, sementara aku, apakah kalian tau apa yang aku rasakan, apa kah kalian mengerti bagaimana posisiku, sungguh aku nggak bisa menghadapi kalau hubungan nya dengan pertemanan, apa iya kau yang salah, apa iya aku yang tidak bisa ambil sikap, tapi sungguh pleas pikirin aku juga, kalau mau ditanya siapa yang egois, apakah kalian pernah berpikir semua itu buat aku merasa semakin bersalah, sikap kamu yang menjauh dari aku itu buat aku ngersa kok ya pekerjaan ku ini bukan passion ku perkerjaan ini nggak cocok untuk ku, apakah kalain pernah berpikir kalau semua sikap dari kalian buat aku merasa nggak nyaman dengan apa yang terjadi...
aku cuma ingin bertanya siapa yang egois...
coba kalian berpikir sedikit aja mengenai perasaanku
coba kalian berpikir sedikit aja mengenai diriku sedikit aja
sungguh aku sedih dengan situasi kaya gini
pertemanan kita kok ya jadi nggak baik
kok hubungan pertemanan kita nggak bisa seperti beberapa hari yang lalu
bahkan bedanya cuma 1 hari
setelah kamu curhat dan keluarkan uneng2 kamu kepada boz dan atasan kamu, kamu plong tapi kenapa kok ya sikap kamu sama aku masih seperti menjauh
kenapa ?????
Langganan:
Komentar (Atom)